Mahasiswa Kebiasaan Loundry Jadi Pemboros
Bagi sebagian kalangan mahasiswa, khususnya mahasiswa yang aktif dalam berbagi kegiatan, mencuci adalah hal yang paling berat untuk mereka lakukan. Berangkat ke kampus pagi-pagi buta,selalu pulang setelah senja terbenam. Jika tidak pandai menyiasati waktu maka tak ada waktu untuk memncuci ataupun nyetrika pakaian.
Itu juga pasti akan berlaku bagi mahasiswa yang malas dan tak mau pusing dengan pakaian-pakaian yang mereka kenakan. Wal.,.,.,hasil???? Mereka bawa pakaian-pakaian kotor yang menumpuk Loundry. Tinggal kita siapkan uang, taruh pakaian, ambil 2 atau 3 hari kemudian. Hmm.,.,mmm pakaian kotorpun disulap jadi pakaian yang rapi dan wangi. Tak perlu lagi repot dan pusing memaakai pakaian kusut karena terburu-buru nyamber pakaian di jemuran.
Ya.,.,Loundry adalah cara yang paling ampuh kalo kita ga mau pusing dengan cucian-cucian kita.
Namun, apakah kita sadar? bahwa kebiasaan yang kita lakukan ternyata mendidik kita untuk belajar hidup boros dan malas? Makan malas masak, jajan ke warung makan. Nyuci malas,masukkin ke tukang laundry, minum malas ngrebus, beli air gallon lalu colokin deh ke dispenser.
Wah..,.,wah..,,wah.,.,kita terbuai dengan kecanggihan tekhnologi ya? bisa-bisa bangsa ini di penuhi oleh generasi muda yang serba konsumtif dan ingin praktis .
Ya.,.,itulah damak perkembangan tekhnologi , membuat manusia menjadi semakin malas dan tergantung pada kecanggihannya. So..,.,maukah kita diperbudak oleh kecangihan tekhnologi?????
Ou.,,tentu tidak!!! Harus pandai-pandai memilah-milah ya.,…
Wassalam.,.,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar